Jumat, 27 April 2012

Wah, Menteri Akan Sibuk Urusin Video Porno DPR | Gugling

Wah, Menteri Akan Sibuk Urusin Video Porno DPR | Gugling

Link to Gugling

Wah, Menteri Akan Sibuk Urusin Video Porno DPR

Posted: 27 Apr 2012 01:29 AM PDT


“Kirain DPR kita doang yang doyan”, begitulah celotehan yang ramai situs jejaring celoteh, Twitter, menanggapi beredarnya sebuah video porno yang pemerannya diduga adalah anggota DPR Karolin Margaret asal PDIP. Miris bukan, bukannya berita peningkatan dan prestasi yang muncul dari DPR sebagai wakilnya rakyat, tetapi justru berita video esek-esek.

Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2006, dimana anggota DPR yang bernama Yahya Zaini dan pedangdut Maria Eva. Video porno yang sangat mirip dengan mereka beredar luar di masyarakat, dan anehnya sama sekali kasus ini tidak tersentuh hukum. Waktu itu Yahya mengundurkan diri dari panggung politik, dan Maria Eva justru semakin meroket karirnya.

Karolin Margaret??

Mirip Karolin Margaret??

Kasus video porno mirip Karolin ini sekarang sedang heboh-hebohnya melebihi kasus BBM yang telah punah dari sorotan masyarakat. Dan entah bagaimana, nampaknya politisi juga sangat heboh membahas kasus ini, tentunya salah satunya datang dari Roy Suryo, anggota Komisi I DPR, si ahli bongkar video porno.

Yang ditakutkan adalah kasus ini dibesar-besarkan karena perseteruan citra menuju pemilu ke depan. Kesempatan bagus memang karena skandal seks memang selalu menjadi momok besar dalam menggoncang citra lawan politik. Sebut saja kasus Bill Clinton dan yang terbaru adalah kasus pengawal Obama.

Bukan cuma DPR yang sibuk, ternyata belakangan orang nomor satu di negeri ini yang memimpin komunikasi dan informatika, Tifatul juga mesti turun tahta untuk mengurusi video porno. “Semua transaksi di internet itu kan traceble, darimana asalnya dan semua terekam,” ungkapnya di detik.com.

Indonesia bukan negara tanpa masalah urgent, kasus BBM, pencurian pulsa cukup urgent untuk diselesaikan terlebih dahulu. Belum lagi kasus Denny AK, Ketua LSM Konsumen Telekomunikasi Indonesia (KTI) yang ditangkap basah memeras Indosat.

Kalau sudah begini, masyarakat pun jadi bingung. Siapa yang pantas memberikan teladan lagi di negeri ini? DPR pun sudah beberapa kali tidak bosannya membuat masyarakat jadi gerah, mulai dari ngurusin video porno, rok pendek, rencana pembangunan gedung DPR super mewah, kasus DPR nonton video porno saat sidang paripurna.

Berikut kami lampirkan, catatan buruk DPR yang dirangkum media belakangan:

  1. Desember 2006, Video Porno Maria Eva dan Yahya Zaini
  2. April 2011, Arifinto nonton video porno saat sidang paripurna
  3. April 2011, Masalah DPR buang-buang melalui kunjungan kerja
  4. April 2011, DPR mencuat buruk karena terobsesi gedung baru dengan biaya super mahal
  5. November 2011, Kasus Nazaruddin korupsi
  6. Februari 2011, Kasus Anggie korupsi

Kasus-kasus besar ini cuma yang kelihatan oleh pers, bisa dibayangkan berapa banyak kasus yang tidak kelihatan apalagi sampai di level daerah. Rakyat akan semakin sibuk mengurusi DPR.

Artikel terkait

  • No Related Posts

ads

Ditulis Oleh : HANGGAR19 Hari: 12.09 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogroll