Selasa, 13 November 2012

Isu Bumi Gelap Gulita Sebelum Natal Adalah Bohong | Gugling

Isu Bumi Gelap Gulita Sebelum Natal Adalah Bohong | Gugling

Link to Gugling

Isu Bumi Gelap Gulita Sebelum Natal Adalah Bohong

Posted: 12 Nov 2012 06:41 PM PST


blackout-bumi-desember-2012-ilustrasi

Ilustrasi

Beredar isu bahwa mengalami kiamat menjelang Natal yakni pada tanggal 21-25 Desember 2012. Tapi isu tersebut ditepis oleh Prof Dr Thomas Djamaluddin selaku pakar astronomi terkait. Menurut Djamaluddin sebagaimana dikutip Yahoo!, berita kiamat 2012 ini didasari oleh kalender suku Maya. Perlu diketahui bahwa perhitungan kiamat versi kalender suku Maya sudah ditepis oleh antropolog.

Isu bumi gelap gulita diperkuat dengan berita bohong lainnya yang menyebutkan bahwa NASA memberikan riset bahwa semua planet akan berada dalam garis lurus sejajar untuk pertama kalinya. Posisi ini menyebabkan bumi tertutup planet dan akan terjadi kegelapan total alias blackout. Info yang melibatkan nama NASA inipun juga bohong.

Hanya berita soal puncak aktivitas matahari di tahun 2012 ini yang benar-benar terkait dengan kebenaran astronomi. Yakni saat medan magnet matahari berada di tingkat magnetik yang terlalu tinggi sehingga matahari akan melepaskan energi yang menuju bumi. Kebenaran berita ini pun menurut Djamaluddin sudah bergeser ke pertengahan 2013.

Baca juga: Ramalan Kiamat 2012 Menurut Bangsa Maya

Pada Mei 2013 mendatang, diprediksi intensitas badai matahari akan terjadi beberapa kali dalam sehari. Sedangkan untuk saat ini hanya terjadi sekali dalam sebulan (hitungan rata-rata). Meski pada Mei 2013 badai matahari akan meningkat drastis, namun tak berbahaya.

Bumi memiliki lapisan magnetik yang melindungi bumi dari partikel energi seperti yang dipancarkan badai matahari dan kemudian membelokkannya ke kutub. Fenomena ini biasa disebut Aurora. Radiasi lain berupa Ultra Violet dan Sinar X akan dinetralistir oleh ozon bumi.

Gangguan yang kemungkinan terjadi ialah komunikasi dan satelit. Itupun hanya terjadi di negara Eropa, AS, Kanada dan Rusia yang termasuk di lintang tinggi. Tidak di Indonesia.

ads

Ditulis Oleh : HANGGAR19 Hari: 13.41 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogroll