Minggu, 09 September 2012

Jejak Robot Curiosity di Mars Berhasil Diabadikan Kamera | Gugling

Jejak Robot Curiosity di Mars Berhasil Diabadikan Kamera | Gugling

Link to Gugling

Jejak Robot Curiosity di Mars Berhasil Diabadikan Kamera

Posted: 06 Sep 2012 11:08 PM PDT


Jejak Curiosity di Mars

Jejak Curiosity di Mars

Setelah sebulan lamanya, Robot Curiosity yang telah menempuh jarak 112 meter ini jejaknya berhasil diabadikan. Jejak yang mirip zig-zag ini difoto oleh kamera (HiRISE) High-Resolution Imaging Science Experiment yang sedang mengorbit planet Mars. Terbukti bahwa jejak yang ditinggalkan Curiosity ini terlihat dari luar angkasa.

Tampak dalam foto garis gelap yang menandakan jejak Curiosity. Gambar bulatan tidak rata berwarna putih dengan pinggiran hitam (di ujung jejak) ialah Robot Curiosity itu sendiri. Sedangkan dua bulatan berwarna kebiruan adalah lokasi pendaratan robot milik NASA.

Jejak yang terlihat di luar angkasa dan berhasil diabadikan itu dinilai oleh Michael Watkins selaku manager misi Curiosity sebagai pencapaian misi yang bisa dilihat, bukan hanya sebatas dibayangkan. Sejatinya, sebelum Curiosity, jejak lain pernah ditinggalkan di Mars. Namun kurang berkesan karena kurang dalam dan panjang seperti halnya jejak Curiosity.

Jejak Curiosity close up

Jejak unik Curiosity dilihat dari dekat

Roda Curiosity sengaja dirancang untuk meninggalkan jejak unik sebagai visual odometry. Selain menentukan arah dan posisi robot, jejak berbentuk JPL dalam sandi morse itu bertujuan untuk mengukur seberapa jauh Curiosity telah melangkah.

Curiosity dijadwalkan beristirahat terlebih dahulu dan akan melanjutkan misinya di tempat lokasi bertemunya tiga daratan Mars, Glenelg, guna meneliti batuan Mars.

Sebelumnya, Robot Curiosity mendarat pada 5 Agustus 2012 kemarin dengan misi menyelidiki lingkungan planet Mars seperti komposisi tanah dan batuan di Mars yang bisa mendukung kehidupan.

Kembali Ke Indonesia, Alfred Riedl Latih Timnas KPSI

Posted: 06 Sep 2012 07:42 PM PDT


Ekspresi Alfred Riedl

Alfred Riedl dengan ekspresi khasnya

Masih ingat Alfred Riedl? Sosok yang sempat menjadi sorotan publik sepakbola nasional ini kembali ke Indonesia. Ya, Riedl kembali melatih tim nasional Indonesia, namun yang ia latih bukanlah timnas PSSI resmi, Riedl ditunjuk untuk melatih timnas KPSI pimpinan La Nyalla Matalitti.

Riedl, yang tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa, 28 Agustus 2012 lalu ditunjuk oleh La Nyalla untuk melatih timnas bentukan KPSI dan direncanakan akan berlaga di ajang Piala AFF 2012 November mendatang.

Kontrak secara resmi telah ditandatangani oleh Riedl pada hari rabu (5/9) kemarin di hadapan Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa, La Nyalla Mattalitti. Proses penandatanganan tersebut berlangsung di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan. Riedl rencananya hanya akan menangani timnas KPSI hingga gelaran AFF 2012 usai.

Kedatangan Riedl di tengah kekisruhan yang terjadi di tubuh PSSI ini jelas menimbulkan berbagai reaksi dari para pengamat dan masyarakat, terlebih Riedl setuju untuk melatih timnas bentukan KPSI yang bukan merupakan timnas PSSI resmi. Ditanya tanggapannya mengenai dualisme, Riedl menjawab bahwa hal ini merupakan suatu keunikan yang tidak pernah dijumpainya di negara lain. “Ada dua presiden, ada dua timnas. Saya tidak tahu apakah di negara lain ada situasi yang unik seperti ini,” jelas pelatih asal Austria tersebut.

Selanjutnya, Riedl mengharapkan adanya solusi untuk mempersatukan timnas dan menghapus dualisme yang kini masih berlangsung. “Harusnya ada solusi atas situasi (kekisruhan) ini. Saya harap seperti itu karena tidak ada masa depan bila situasi ini tidak membaik,” pukas Riedl.

Timnas KPSI telah memanggil 28 pemain yang kesemuanya bermain untuk klub dari liga ISL, termasuk di dalamnya Bambang Pamungkas dan Firman Utina. Rombongan ini rencananya akan bertolak ke Malang pada Kamis pagi dengan menggunakan pesawat carter.

Alfred Riedl merupakan sosok pelatih yang sempat akrab di mata dan telinga para pendukung timnas Indonesia. Pasalnya pelatih dengan ekspresi khas ini berhasil membawa Indonesia ke partai puncak Piala AFF 2010 meski akhirnya harus takluk di tangan Malaysia. Riedl juga dianggap sukses menggabungkan bakat-bakat baru seperti Irfan Bachdim, Ahmad Bustomi dan Andik Vermansyah dengan para pemain berpengalaman seperti Firman Utina dan Bambang Pamungkas.

Welcome back, Opa Riedl! :)

 

ads

Ditulis Oleh : HANGGAR19 Hari: 14.03 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogroll