Jumat, 05 Oktober 2012

1 Tahun Sepeninggalan Steve Jobs dan Warisannya | Gugling

1 Tahun Sepeninggalan Steve Jobs dan Warisannya | Gugling

Link to Gugling

1 Tahun Sepeninggalan Steve Jobs dan Warisannya

Posted: 04 Oct 2012 10:38 PM PDT


tribute-steve-jobs

Tribute to Steve Jobs. Image: Makemac

Steve Jobs harus menyerah dari serangan kanker pankreas yang merenggut nyawanya di usia 56 tahun pada 5 Oktober 2011 silam. Serangan penyakit ganas yang tergolong langka selama bertahun-tahun membuat Steve Jobs tampak kurus dan semakin kurus setiap harinya. Steve pun kemudian pergi untuk selama-lamanya.

Kini, perusahaan yang didirikannya bersama Steve Wozniak sedang menghadapi masalah yang cukup serius setelah mengeluarkan iPhone 5. iPhone generasi keenam Apple itu memiliki 8 masalah yang banyak dibicarakan di internet, terutama masalah peta digital Apple Maps.

Publik pun mulai meragukan bahwa Apple bisa berjaya seperti ada Steve Jobs dulu. Apple memang pernah mengalami masa-masa sulit saat ditinggalkan Steve Jobs. Sejak tahun 1997 sekembalinya Steve Jobs, ia mulai membuat Apple terkenal dengan mengeluarkan produk-produk revolusioner seperti iPod, iMac dan kemudian iPhone.

Baca juga: 7 Poin Yang Bisa Kita Pelajari dari Kisah Hidup Steve Jobs

Steve Wozniak mengaku bahwa Apple yang sekarang adalah Apple yang jauh berbeda dengan Apple yang dulu pernah mengalami masa-masa krisis. Tak heran karena sekarang Apple memiliki banyak sektor produk yang mumpuni, tak hanya mengandalkan iMac semata. Masih ada iPod, iTunes dan iPad nya yang membuat Apple berjaya.

Tanpa Jobs, Apple jadi membosankan

Banyak pihak di Silicon Valley merindukan pribadi Steve Jobs, terutama anggota tim Siri. Anggota tim asisten pribadi berbasis perintah suara itu rindu teriakan kasar Steve Jobs di dalam ruangan Apple. Tanpa Steve Jobs, bekerja di Apple serasa mudah namun tak ada gairah seperti saat Steve Jobs ‘mempesona’ karyawannya.

Ketika banyak CEO lain membuat produk yang banyak diinginkan orang, Steve Jobs melakukan hal yang berbeda. Steve membuat produk yang nantinya akan disukai semua orang, bahkan orang tak pernah berpikir sebelumnya bahwa ternyata ia membutuhkannya.

Bahkan seorang blogger teknologi yang cukup berpengaruh menyatakan bahwa aksi panggung Tim Cook tidaklah semenarik saat Steve Jobs yang melakukannya. Meski Tim Cook sudah melakukan hal yang sama seperti Steve Jobs, memperhatikan detail-detail yang kelihatannya tidak penting, tapi pesona dan kharisma Steve Jobs tetap tak tergantikan.

Steve Jobs terkenal bukan hanya sebagai CEO yang memiliki visi dan pandangan jauh ke depan, tapi juga seseorang yang punya cita-cita terhadap Apple. Keinginan terakhir Steve Jobs ialah mewariskan ‘darah dagingnya’ ke dalam jiwa Apple. Steve Jobs ingin menjadikan Apple sebuah perusahaan yang berjiwa seni dan visi maju ke depan, seperti halnya dirinya. Karena dengan perusahaan seperti itulah Apple bisa bertahan melawan pesaingnya.

ads

Ditulis Oleh : HANGGAR19 Hari: 14.05 Kategori:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogroll